My Diary of a Life

Kamis, 27 Oktober 2011

Kau dan Aku, Tak Mungkin Satu

Kau bagai hujan yang menguap di udara, sebelum sampai menyentuh ke permukaan bumi
Kau bagai air yang tak sanggup mengalir ke anak sungai
Kau bagai angin yang berhembus, namun terhenti sebelum menggerakkan helaian rambutku
Kau bagai bulan yang bersembunyi di antara awan - awan yang gelap, dan tak mau menampakkan cahyamu

Aku pun bagai hujan yang menguap di udara, dan tak mampu menyentuh permukaan bumi
Aku pun bagai air yang tak sanggup mengaliri anak sungai hingga lautan luas
Aku pun bagai angin kencang yang behembus, namun terhenti karena tak ada kekuatan di dalam hatiku untuk menggerakkan helaian rambutmu
Aku pun bagai bulan mati, dan tak mampu menampakkan cahyaku layaknya bulan puranama yang terang benderang

Kita mungkin bisa menjadi satu, tapi bagiku..
Kau dan Aku terlihat sama di mataku
Kau dan Aku tak mampu untuk bersatu
Bagimu, Kau dan Aku seharusnya berbeda
Karena kutahu Kau butuh perbedaan untuk satu
Namun dunia mengekang adanya perbedaan di antara kita
Dan mungkin dirinya lebih pantas untuk bersatu denganmu
Dengan segala persamaan dan perbedaaan yang ada di antara Kau dengan dirinya

0 komentar:

Total Tayangan Halaman